MENGIDENTIFIKASI KEPENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA.

 

MENGIDENTIFIKASI KEPENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA.






NAMA KELOMPOK: 
  • ARDITA SEPTIA RAHMA AULIA (09) XI IPS 2 
  • ASTRIANI PUSPITA MAHARANI (10) XI IPS 2


1. Mengidentifikasi mengenai masa awal kedatangan Jepang dengan membuat garis waktu kedatangan Jepang. 

JAWAB: https://www.ruangguru.com/blog/asal-mula-penjajahan-indonesia-oleh-jepang

  • Pada Tanggal 11 Januari 1942, Tentara Jepang Right Wing Unit Dan Pasukan Angkatan Laut Kure Yang Berjumlah 20.000 Mendarat Di Pantai Timur Wilayah Tarakan, Kalimantan Timur.
  • Pasukan KNIL Menyerah Pada Tanggal 12 Januari 1942. Lebih Dari Setengah Pasukan Belanda Gugur Dalam Pertempuran Ini. Dengan Demikian, Tarakan Merupakan Wilayah Pertama Yang Jatuh Ke Tangan Jepang. Kemudian, Jepang Pun Mulai Menguasai Wilayah Balikpapan, Samarinda, Pontianak, Banjarmasin Dan Palembang.
  • Pada Bulan Februari-Maret 1942, Jepang Melakukan Serangan Laut Besar-Besaran Ke Pulau Jawa.
  • Tanggal 1 Maret 1942 Jepang Berhasil Mendarat Di Tiga Tempat Sekaligus Yaitu Di Teluk Banten, Eretan Wetan (Jawa Barat), Dan Kragan (Jawa Tengah). Pertempuran Laut Jawa Pun Terjadi Antara Armada Laut Jepang Dan Armada Gabungan Yang Dipimpin Oleh Laksamana Karel Doorman.
  • Tanggal 5 Maret 1942 Batavia Pun Jatuh Ke Tangan Jepang. Tentara Jepang Terus Bergerak Ke Kota-Kota Lain Di Jawa Sehingga Dengan Mudah Kota-Kota Tersebut Jatuh Ke Tangan Jepang.
  • Pada Tanggal 8 Maret 1942, Dilakukan Perundingan Antara Pihak Belanda, Letnan Jenderal Ter Poorten, Dan Pihak Jepang, Jenderal Hitoshi Imamura Beserta Gubernur Jenderal A.W.L. Tjarda Van Starkenborgh Stachouwer. Hasilnya, Tercapai Kapitulasi Kalijati Yang Menandai Berakhirnya Kekuasaan Hindia Belanda Di Indonesia Yang Digantikan Oleh Pihak Jepang. 


2. menjelaskan faktor yang menyebabkan Jepang melakukan kolonialisme dan imperialisme di Indonesia.

JAWAB:

Faktor-Faktor Jepang Menajadi Negara Imperialis : 
- Wilayah Jepang yang sempit dan miskin sumber daya alam.
- Adanya perkembangan industri yang begitu pesat, butuh daerah pasaran dan bahan mentah. Adanya pertambahan penduduk yang cepat.
-  Adanya pembatasan migran Jepang yang dilakukan oleh negara-negara Barat.(http://oktashaer.blogspot.com/2017/05/faktor-faktor-jepang-menjadi-negara.html?m=1)

Jepang tidak melakukan kolonialisme di Indonesia karnaa Tujuannya adalah untuk bisa menguasai segala aspek kehidupan masyarakat, baik politik, ekonomi, sosial, budaya, serta militer. Atau bisa disebut dengan imperialisme, imperialisme sendiri yaitu  suatu paham yang menjadi dasar suatu negara untuk menguasai negara lain dengan membentuk pemerintahan jajahan.

Paham ini pernah diterapkan oleh berbagai negara, salah satunya Jepang, pada awal abad ke-20. (https://www.kompas.com/stori/read/2022/01/25/110000279/latar-belakang-jepang-menjadi-negara-imperialis)


3. menganalisa kehidupan sosial politik ekonomi budaya masa Jepang.

JAWAB: https://www.ruangguru.com/blog/kehidupan-bangsa-indonesia-masa-pendudukan-jepang

ASPEK SOSIAL

Pemerintahan Jepang saat itu mencetuskan kebijakan tenaga kerja romusha. Mungkin kamu sudah sering dengar kalau romusha adalah sistem kerja yang paling kejam selama bangsa Indonesia ini dijajah. Pengerahan romusha menjadi sebuah keharusan, bahkan paksaan. Hal tersebut membuat rakyat kita menjadi sengsara. Kamu bayangin aja, rakyat kita dipaksa membangun semua sarana perang yang ada di Indonesia.


ASPEK BUDAYA : Jepang berusaha menerapkan nilai-nilai kebudayaannya kepada bangsa Indonesia. Tetapi langsung mendapat pertentangan dan perlawanan dari masyarakat di Indonesia.para seniman dan media pers kita tidak sebebas sekarang. Pemerintahan Jepang mendirikan pusat kebudayaan yang diberi nama Keimin Bunkei Shidoso. Lembaga ini yang kemudian digunakan Jepang untuk mengawasi dan mengarahkan kegiatan para seniman agar karya-karyanya tidak menyimpang dari kepentingan Jepang


ASPEK PENDIDIKAN : Pada masa pendudukan Jepang, semua kalangan dapat mengakses pendidikan, sedangkan masa Hindia-Belanda, hanya kalangan atas (bangsawan) saja yang dapat mengakses. Akan tetapi, sistem pendidikan yang dibangun oleh Jepang itu memfokuskan pada kebutuhan perang. Meskipun akhirnya pendidikan dapat diakses oleh semua kalangan. 


ASPEK EKONOMI : sistem ekonomi yang diterapkan adalah sistem ekonomi perang. Saat itu Jepang merasa penting untuk menguasai sumber-sumber bahan mentah dari berbagai wilayah Indonesia. wilayah-wilayah ekonomi yang sanggup memenuhi kebutuhannya sendiri atau yang diberi nama Lingkungan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya, merupakan wilayah yang masuk ke dalam struktur ekonomi yang direncanakan oleh Jepang.


ASPEK POLITIK dan MILITER : Pada masa pendudukan Jepang, pemerintah Jepang selalu mengajak bekerja sama golongan-golongan nasionalis. Hal ini jelas berbeda dibandingkan pada masa pemerintahan Hindia-Belanda. Saat itu golongan nasionalis selalu dicurigai. Golongan nasionalis mau bekerja sama dengan pemerintahan Jepang karena Jepang banyak membebaskan pemimpin nasional Indonesia dari penjara. Jepang menganggap bahwa golongan nasionalis ini memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat Indonesia.



Komentar